Kondisi ekonomi dapat mempengaruhi penerimaan atau pengeluaran suatu bisnis, jadi dapat mempengaruhi nilai bisnis tersebut.
Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Kinerja Bisnis :
- Pertumbuhan Ekonomi yaitu perubahan dalam tingkat umum dari aktivitas ekonomi. Indikatro pertumbuhan ekonomi adalah :
2. Jumlah total pengeluaran (agregat)
3. Tingkat pengangguran (natural, musiman, siklik, struktural)
- Inflasi adalah peningkatan tingkat harga umum dari barang dan jasa dalam periode waktu tertentu. Inflasi mempengaruhi biaya operasi perusahaan, karena naiknya biaya barang pasokan dan bahan baku serta mempengaruhi gaji/ upah. Tipe inflasi :
Apabila produk diberi harga lebih tinggi karena biaaya perusahaan lebih besar.
2. Demand - pull inflation
Apabila harga barang/ jasa tertarik naik karena permintaan konsumen yang kuat.
- Tingkat Suku Bungan merupakan biaya atas pengadaan dan pinjaman. Pergerakan tingkat suku bunga mempengaruhi biaya bunga serta berdampak pada nilai perusahaan.
Harga pasar suatu produk dipengaruhi oleh permintaan total produk oleh pelanggan serta penawaran produk (pasokan/ persediaan produk) yang dihasilkan perusahaan.
Interaksi permintaan dan penawaran :
- Surplus Kuantitas : situasi dimanakuantitas penawaran oleh perusahaan melebihi kuantitas yang diminta oleh pelanggan
- Minus Kuantitas : situasi di mana kuantitas yang ditawarkan oleh perusahaan lebih sedikit dari pada kuantitas yang diminta oleh pelanggan.
- Harga Ekulibirium : harga dimana kuantitas produk yang ditawarkan perusahaan sama dengan kuantitas produk yang diminta oleh pelanggan.
- Pendapatan konsumen, apabila pendapatan konsumen naik maka permintaan barang dan jasa akan naik yang engakibatkan harga lebih tinggi.
- Preferensi konsumen, apabila selerakonsumen untuk suatu produk berubah, maka kuantitas permintaan prosuk oleh konsumen juga berubah, yang mempengaruhi harga jual.
- Biaya produksi, dalam kondisi biaya lebih rendah, perusahaan memproduksi lebih yang megakibatkan surplus produk dan memaksa perusahaan menurunkan harga agar produk dapat terjual. ketika biaya perusahaan naik, maka akibat sebaliknya akan terjadi.
- Kebijakan moneter oleh pemerinta (bank Sentral/ BI) dapat mempengaruhi tingkat suku bunga (politik diskonto), yang mempengaruhi :
- Biaya produksi(apabila modal kerja dibiayai dengan dana pinjaman) Sehingga harga brubah naik/ turun mempengaruhi harga pasarberdampak pada permintaan dan penawara
- Apabila konsumen memakai dana pinjaman untuk pembelian, maka perubahan suku bunga akan mempengaruhi tingkat permintaan.
- Kebijakan Fiskal
- Kebijakan fiskal terhadap tingkat pajak pribadi, dapat mempengaruhi perilaku pengeluaran konsumen. demikian juga terhadappajak korporassi yang mempengaruhi pendapatan perusahaan.
- Kebijakan pajak cukaiterhadap barang tertentu akan mempengaruhi biaya produksi yang akan dibebankan ke dalam harga produk.
- Kebijakan fiskal mempengaruhi penerimaan negara, yang apabila lebih kecil dari pada pengeeluaran akan terjadi defisit anggaran belanja
Sumber : Binus Repository
Tidak ada komentar:
Posting Komentar